8 Trik Bahasa Tubuh Yang Harus Anda Kuasai

Posted on

Beberapa trik, seperti tersenyum, memang terlihat cukup mudah untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, ada teknik lain yang, meski relatif masuk akal, namun agak sulit untuk dilakukan.

Berikut adalah delapan bahasa tubuh yang bisa menjadi sulit untuk dikuasai, tapi pasti akan memberikan dampak yang positif untuk selamanya begitu Anda bisa melakukannya.

  1. Menselaraskan diri dengan lawan bicara

Mirroring – atau menselaraskan tubuh Anda agar sesuai dengan lawan bicara anda – bisa menjadi keterampilan yang sulit untuk dikuasai. Tapi jika anda bisa melakukannya akan membuat kagum lawan bicara anda, kata Rosemary Haefner, kepala staf sumber daya manusia di CareerBuilder.

Sulit untuk melakukan ini dengan benar, tanpa terlihat seperti ingin menirukan atau mengejek seseorang, tapi ini akan menjadi trik yang bagus untuk dilakukan jika Anda benar-benar ingin mencoba untuk memberikan kesan yang baik.

  1. Berjalan dengan percaya diri dan berenergi

Tidak semua orang mampu berjalan dengan percaya diri. Beberapa dari kita mencampur-aduk permasalahan hidup yang dihadapi dengan cara berjalan yang kikuk dan canggung.

Dan itu bisa menjadi sulit untuk mengubah cara kita berjalan. Tetapi jika Anda berusaha untuk memperbaikinya, dapat dipastikan bahwa orang tidak akan memberikan penilaian yang singkat tentang daya tarik dan kepercayaan diri Anda, menurut Scientific American.

  1. Pertahankan kontak mata yang baik

Orang-orang dengan tatapan goyah sering tampil seperti orang yang cemas, sedang terganggu, atau tidak jujur. Dan sulit untuk menguasai keterampilan menjaga kontak mata, karena ini adalah hal yang sangat tidak nyaman dan tidak wajar bagi sebagian orang.

Beruntung, ada beberapa teknik sederhana untuk menjaga kontak mata menjadi lebih baik jika Anda merasa tatapan Anda mulai goyah.

Dalam “How To Talk To Anyone,” pakar komunikasi Leil Lowndes menyarankan agar mata Anda berpura-pura terpaku pada lawan bicara Anda dengan lengket dan hangat. Begitu Anda menguasai trik ini, Anda akan segera melihat peningkatan komunikasi tatap muka Anda dengan orang lain.

  1. Jaga agar tangan Anda tetap terlihat

Terkadang sangat sulit untuk mengetahui apa yang harus dilakukan dengan tangan Anda , terutama jika Anda adalah orang yang gugup.

Akibatnya, Anda biasanya memasukkan tangan ke dalam saku atau menyilangkan lengan Anda. Itu adalah gerakan yang bisa dimengerti, tapi juga memproyeksikan citra yang agak negatif.

Seperti dilaporkan Business Insider sebelumnya, penting untuk menjaga agar tangan Anda tetap terlihat, supaya Anda tidak terlihat seperti sedang menyembunyikan sesuatu.

  1. Jangan gelisah, tapi jangan terlalu kaku

Ada yang sering berkedip – membuat ketukan dengan jari tangan atau kaki mereka, dan memutar-mutar rambut mereka. Orang lain mungkin mengira Anda sedang berbohong atau ketakutan.

Dr. Lillian Glass, seorang analis perilaku dan pakar bahasa tubuh yang bekerja dengan FBI mengatakan kepada Business Insider bahwa Anda juga harus waspada terhadap orang-orang yang tidak banyak bergerak.

Jika Anda bisa terlihat tidak kaku, Anda akan bisa membuat kesan yang lebih baik dengan orang lain.

  1. Duduk tegak

Jika Anda duduk seadanya di kursi Anda, para perekrut menafsirkannya sebagai tanda ketidaktertarikan Anda, menunjukkan kurangnya kepercayaan diri atau bahwa Anda tidak melakukan wawancara dengan serius, yang tidak akan membantu Anda mendapatkan pekerjaan itu, Amanda Augustine, seorang pakar nasehat karir dari TopResume mengatakan kepada Business Insider.

Sebagai gantinya, dia menyarankan agar anda duduk seolah ada tali yang diikat dari atas kepalamu sampai ke langit-langit. Duduk tegak dipandang sebagai tanda kecerdasan, kepercayaan diri, dan kredibilitas, dia menjelaskan.

  1. jabat tangan yang kuat

Tidak ada yang mau menerima jabat tangan yang lemah. Menulis di LinkedIn, pendiri InfoShore, Ashish Arora mengatakan bahwa “jabat tangan yang lemah sama dengan orang yang lemah” di benak kebanyakan orang.

Jadi bagaimana Anda memberikan jabat tangan yang bagus?Arora menyarankan untuk kita agar saat lawan bicara meremas tangan Anda, Anda ingin pegangannya cukup ketat untuk merasakan tulang tangan orang lain menekan dengan lembut ke kulit Anda dan kemudian mempertahankan tekanan yang sama saat Anda sedikit menggoncakannya turun naik, dua sampai tiga kali. Pertahankan kontak mata dan senyuman.

  1. Santai

Bila Anda gugup, Anda akan mulai mempercepat semuanya – ucapan Anda, gerakan Anda.

Jauh lebih baik jika Anda mencoba memperlambat segalanya. Bila kita memiliki ketepatan dalam gerakan kita, itu lebih kuat daripada hanya sekadar melakukannya.

Jadi, tarik napas dalam-dalam, pelan-pelan, dan lebih disengaja untuk gerakan Anda di pertemuan berikutnya. Anda akan terlihat jauh lebih percaya diri dan kompeten.